-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

870 Ribu Pergerakan, Menhub Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran Gorontalo

Sabtu, 28 Februari 2026 | Februari 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-28T03:30:57Z
Pertemuan koordinasi Kementerian Perhubungan dan Pemprov Gorontalo guna mengantisipasi lonjakan arus mudik Lebaran 2026.

Gorontalo, MP----- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melanjutkan kunjungan kerjanya dari Ternate ke Provinsi Gorontalo guna memastikan kesiapan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026. Kunjungan ini difokuskan pada penguatan koordinasi pusat dan daerah menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat yang diprediksi mencapai sekitar 870 ribu pergerakan orang.

Angka tersebut menjadikan Gorontalo sebagai simpul penting (hub) yang menghubungkan Sulawesi Utara dengan berbagai wilayah di Pulau Sulawesi. Lonjakan arus ini diperkirakan terjadi baik melalui jalur darat maupun penyeberangan laut.

Dalam pertemuan bersama Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Menhub menegaskan bahwa keselamatan dan kelancaran arus mudik menjadi prioritas utama pemerintah.

“Kami ingin memastikan seluruh simpul transportasi, baik terminal, pelabuhan, maupun ruas jalan utama, dalam kondisi siap. Keselamatan adalah yang utama. Koordinasi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten / kota, hingga aparat keamanan harus berjalan solid agar masyarakat dapat mudik dengan aman, lancar, dan nyaman,” tegas Dudy Purwagandhi.

Ia juga menekankan pentingnya antisipasi terhadap kepadatan di jalur arteri yang kerap dipicu fenomena lokal seperti Pasar Qunut, Pasar Senggol, tradisi Tumbilotohe, hingga Lebaran Ketupat. Selain itu, peningkatan kunjungan ke destinasi wisata dan potensi bencana di sejumlah titik rawan turut menjadi perhatian serius.

Gubernur Gusnar Ismail menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam mendukung penuh kebijakan Kementerian Perhubungan.

“Gorontalo siap bersinergi. Kami telah menginstruksikan jajaran terkait untuk memperkuat pengawasan di titik rawan kemacetan dan bencana, serta memastikan fasilitas transportasi beroperasi optimal. Momentum Lebaran bukan hanya soal mobilitas, tetapi juga menjaga rasa aman dan kenyamanan masyarakat,” ujar Gusnar.

Perhatian khusus juga diarahkan pada tiga lintasan pelabuhan penyeberangan utama, yakni Gorontalo - Pagimana, Gorontalo - Ampana, serta Gorontalo (Marisa) - Ampana. Ketiga jalur ini dinilai krusial dalam mendukung konektivitas antarwilayah selama periode Angkutan Lebaran.

Menhub berharap, dengan sinergi yang kuat dan kesiapan infrastruktur serta SDM, arus mudik dan balik di Gorontalo dapat berjalan tertib dan minim hambatan, sekaligus memperkuat peran provinsi ini sebagai gerbang konektivitas di kawasan utara Sulawesi.

(Red/Swu)

×
Berita Terbaru Update