Bandung, MP — Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur pimpinan daerah Jawa Barat yang telah bersinergi menjalankan program pembangunan dan renovasi rumah tidak layak huni (rutilahu) bagi masyarakat.
Ucapan terima kasih itu disampaikan Kapolri saat menghadiri kegiatan silaturahmi Ramadan di Polda Jawa Barat. Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menilai program rutilahu menjadi wujud nyata kepedulian negara kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kapolri mengapresiasi dukungan dari Dedi Mulyadi selaku Gubernur Jawa Barat, Kapolda Jawa Barat Rudi Setiawan, serta Pangdam III/Siliwangi Kosasih yang bersama-sama mendorong program tersebut berjalan dengan baik.
Menurut Kapolri, program renovasi rumah tidak layak huni ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bentuk kepedulian dan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Program ini menjadi langkah konkret membantu masyarakat kurang mampu sekaligus menjawab harapan publik terhadap kehadiran Polri yang selalu hadir dan bermanfaat di tengah masyarakat,” ujar Kapolri.
Ia menjelaskan, hingga saat ini program rutilahu tersebut telah menyasar 168 unit rumah warga. Dari jumlah itu, 67 unit telah selesai dibangun, sementara 101 unit lainnya masih dalam proses pengerjaan.
Kapolri berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat terus terjaga sehingga berbagai program sosial dapat berjalan berkelanjutan.
Dalam momentum bulan suci Ramadan, Kapolri juga mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global.
“Dengan kebersamaan dan sinergi yang kuat, stabilitas keamanan dan kesejahteraan masyarakat dapat terus kita jaga,” tegas Kapolri.
Program rutilahu di Jawa Barat ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana kerja sama lintas institusi mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak dan aman.
