-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Nindya Karya Klarifikasi Proyek Sungai, Tegaskan Pekerjaan Masih Berproses dan Diawasi Ketat

Senin, 30 Maret 2026 | Maret 30, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-30T15:35:07Z
Humas PT Nindya Karya, Juniar Gulo, saat memberikan keterangan kepada jurnalis di Padang.

Padang, MP — Menanggapi pemberitaan di sejumlah media di Sumatera Barat terkait kualitas konstruksi proyek penguatan tebing sungai di Sumatera Barat, Humas PT Nindya Karya, Juniar Gulo, menyampaikan klarifikasi resmi kepada jurnalis dalam pertemuan di Padang, Senin (30/3/2026). Klarifikasi ini disampaikan sebagai upaya menjaga transparansi informasi kepada publik sekaligus meluruskan sejumlah persepsi yang berkembang.

Juniar menegaskan bahwa kondisi konstruksi yang terlihat dalam pemberitaan saat ini merupakan bagian dari tahapan pekerjaan yang masih berlangsung. Proyek tersebut, kata dia, belum memasuki tahap serah terima sementara atau Provisional Hand Over (PHO), sehingga masih terdapat proses penyelesaian akhir di lapangan.

“Pekerjaan masih dalam tahap pelaksanaan. Beberapa bagian memang masih dalam proses finishing dan perapian. Hal-hal yang terlihat belum sempurna saat ini tetap menjadi tanggung jawab kami untuk diselesaikan sesuai ketentuan,” ujar Juniar.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa seluruh pekerjaan konstruksi, termasuk pemasangan bronjong atau gabion, telah dilaksanakan mengacu pada spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam kontrak kerja. Menurutnya, material yang digunakan telah melalui pengujian mutu dan proses pemasangan dilakukan dengan metode yang sesuai standar teknis.

Pengawasan proyek juga disebut dilakukan secara berlapis, melibatkan tim internal perusahaan serta konsultan supervisi independen. Hal ini bertujuan untuk memastikan struktur yang dibangun memiliki ketahanan terhadap arus sungai serta mampu menjalankan fungsi mitigasi bencana secara optimal.

Sebagai bentuk keterbukaan, pihak perusahaan turut menunjukkan dokumentasi visual terbaru kondisi lapangan. Dalam dokumentasi tersebut, terlihat susunan bronjong dengan anyaman kawat yang rapat serta isian batu yang padat dan terpasang sesuai standar.

“Dokumentasi ini kami sampaikan untuk memberikan gambaran utuh kondisi di lapangan. Kami memahami bahwa sudut pandang tertentu dapat menimbulkan persepsi berbeda, namun kami memastikan pekerjaan berjalan sesuai kaidah teknis,” tambahnya.

Di sisi lain, Juniar juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dan media dalam melakukan fungsi pengawasan. Ia menilai kritik dan masukan yang disampaikan menjadi bagian penting dalam proses evaluasi agar proyek dapat diselesaikan dengan kualitas terbaik.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan masukan yang diberikan. Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk memastikan proyek selesai tepat waktu, tepat mutu, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya di Sumatera Barat,” tutupnya.

(Red)

×
Berita Terbaru Update