-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Peresmian Revitalisasi Museum Adityawarman, Fadli Zon Dorong Museum Jadi Ruang Budaya yang Hidup

Jumat, 13 Maret 2026 | Maret 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-13T04:48:50Z
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menandatangani prasasti peresmian perbaikan Museum Adityawarman disaksikan Wali Kota Padang Fadly Amran, Kamis (12/3/2026).

Padang, MP----- Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri peresmian perbaikan Museum Adityawarman, Kamis (12/3/2026). Peresmian tersebut menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat fungsi museum sebagai pusat pelestarian budaya sekaligus ruang edukasi bagi masyarakat.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon. Acara ini juga dihadiri Direktur Sarana dan Prasarana Kementerian Kebudayaan Feri Arlius, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat Syaiful Bahri, serta sejumlah unsur terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Fadli Zon menegaskan bahwa penataan pagar serta sejumlah ornamen pendukung di Museum Adityawarman merupakan bagian dari program strategis Kementerian Kebudayaan untuk memperkuat ekosistem museum sebagai pusat budaya, edukasi, sekaligus ruang interaksi publik.

“Dengan fasilitas yang lebih baik, kami berharap jumlah kunjungan masyarakat semakin meningkat. Tahun lalu tercatat sekitar 80 ribu pengunjung datang ke museum ini. Mudah - mudahan tahun ini bisa meningkat hingga dua kali lipat,” ujar Fadli Zon.

Ia menambahkan, revitalisasi museum menjadi langkah penting agar museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga berkembang menjadi ruang publik yang hidup, edukatif, serta menarik bagi generasi muda.

“Museum harus menjadi ruang belajar yang menyenangkan, tempat masyarakat berinteraksi dengan sejarah dan budaya. Karena itu revitalisasi dan penguatan program kegiatan sangat penting dilakukan,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Kementerian Kebudayaan juga mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp. 2 miliar untuk kegiatan nonfisik di Museum Adityawarman. Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk penyelenggaraan pameran, pertunjukan seni, serta berbagai kegiatan kebudayaan yang dapat menghidupkan ekosistem museum.

Sementara itu, Wali Kota Padang Fadly Amran menyambut baik perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan Museum Adityawarman. Ia menilai museum ini memiliki peran strategis dalam menjaga dan memperkenalkan kekayaan sejarah serta budaya Minangkabau kepada generasi muda.

“Pemerintah Kota Padang sangat mendukung upaya revitalisasi museum ini. Kami berharap Museum Adityawarman semakin menjadi destinasi edukasi dan wisata budaya yang membanggakan, sekaligus memperkuat identitas budaya Minangkabau di tengah masyarakat,” ungkap Fadly Amran.

Dengan berbagai pembenahan fasilitas dan dukungan program kebudayaan, Museum Adityawarman diharapkan semakin aktif menjadi pusat kegiatan budaya yang mampu menarik minat masyarakat, pelajar, hingga wisatawan untuk lebih dekat dengan sejarah dan tradisi Minangkabau.

(Pdg/red)

×
Berita Terbaru Update