![]() |
| Kantor Balaikota Padang sebagai pusat pemerintahan, terletak di Jalan Bagindo Aziz Chan. |
Padang, MP----- Proses seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang mulai mengerucut. Dari tujuh pelamar yang mendaftar sejak dibuka pada 11 Maret 2026, satu orang dinyatakan gugur pada tahap seleksi administrasi.
Kepala Bidang Pengembangan Aparatur BKPSDM Kota Padang, Diane Mary, mengungkapkan bahwa pelamar yang tidak lolos tersebut tidak memenuhi syarat dasar sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) serta tidak melengkapi berkas yang dipersyaratkan.
“Ada tujuh pelamar yang mendaftarkan diri, satu orang tidak lolos seleksi administrasi,” ujar Diane, Jumat (27/3/2026).
Ia menjelaskan, pelamar yang gugur diketahui merupakan guru kontrak di salah satu institut di Padang Panjang. Meski telah menginput data melalui tautan resmi BKPSDM, status non-ASN serta kelengkapan dokumen menjadi kendala utama.
“Yang bersangkutan bukan ASN dan tidak melengkapi berkas sesuai ketentuan,” jelasnya.
Sementara itu, enam pelamar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dijadwalkan akan diumumkan pada Jumat sore. Namun, hingga saat ini BKPSDM masih menunggu persetujuan berupa tanda tangan elektronik dari Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat.
“Kami masih menunggu tanda tangan elektronik dari Sekdaprov. Setelah itu, baru kita umumkan,” tambah Diane.
Seleksi terbuka jabatan Sekda Kota Padang ini menjadi salah satu proses penting dalam pengisian posisi strategis di lingkungan pemerintahan daerah. Sesuai jadwal, tiga nama terbaik hasil seleksi akan diumumkan pada 10 April 2026.
Di sisi lain, proses seleksi terbuka untuk lima jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga tengah berlangsung. Pendaftaran dan penerimaan berkas dijadwalkan berakhir pada 2 April 2026.
(Pdg/red)
