![]() |
| Bupati Solok Selatan Khairunas menghadiri Rakornas antisipasi musim kemarau dan swasembada pangan. |
Solok Selatan, MP----- Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mengambil langkah strategis menghadapi potensi musim kemarau dengan mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan infrastruktur irigasi pertanian. Upaya ini disampaikan langsung dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) antisipasi musim kemarau dan swasembada pangan yang dipimpin Menteri Pertanian Republik Indonesia, Amran Sulaiman.
![]() |
| Suasana Rakornas yang dipimpin Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman bersama kepala daerah. |
Dalam forum nasional tersebut, delegasi Solok Selatan menekankan pentingnya penguatan sistem irigasi sebagai tulang punggung ketahanan pangan daerah. Usulan yang diajukan mencakup pembangunan jaringan irigasi baru, rehabilitasi saluran yang rusak, hingga optimalisasi distribusi air ke lahan pertanian produktif.
Bupati Solok Selatan, Khairunas, menegaskan bahwa daerahnya memiliki potensi besar di sektor pertanian, namun masih dihadapkan pada tantangan ketersediaan air saat musim kemarau.
“Melalui Rakornas ini, kami menyampaikan secara langsung kebutuhan riil di lapangan. Irigasi menjadi kunci utama agar petani tetap bisa berproduksi meski menghadapi kekeringan. Kami berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat realisasi pembangunan tersebut,” ujar Khairunas.
Ia menambahkan, penguatan infrastruktur irigasi tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat pedesaan.
Rakornas tersebut menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah, terutama dalam menghadapi ancaman perubahan iklim yang semakin nyata. Pemerintah Kabupaten Solok Selatan pun berkomitmen terus mengawal usulan tersebut agar dapat segera direalisasikan demi keberlanjutan sektor pertanian.
(Ssl-hm/red)

