![]() |
| Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda menyampaikan pandangan dalam rapat evaluasi. |
Jakarta, MP----- Komisi V DPR RI menggelar rapat kerja bersama Menteri Pekerjaan Umum, Selasa (7/4/2026), untuk mengevaluasi kondisi infrastruktur nasional pascalibur Lebaran 2026. Rapat ini menyoroti kualitas dan ketahanan sarana prasarana yang sebelumnya menanggung lonjakan arus mudik dan arus balik.
Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, menegaskan evaluasi dilakukan secara menyeluruh guna memastikan infrastruktur tetap berfungsi optimal setelah menghadapi tekanan trafik tinggi selama periode Lebaran.
“Rapat ini difokuskan pada evaluasi mendalam terhadap kondisi infrastruktur pasca libur Lebaran, terutama setelah menanggung beban arus mudik dan balik yang padat,” ujarnya.
Menurut Zigo, peningkatan mobilitas kendaraan selama musim mudik berpotensi memicu kerusakan di sejumlah titik, mulai dari ruas jalan, jembatan, hingga fasilitas pendukung transportasi lainnya. Karena itu, DPR menilai penting adanya langkah cepat dan terukur dari pemerintah.
Dalam rapat tersebut, Komisi V juga melakukan pemetaan terhadap titik-titik infrastruktur yang mengalami kerusakan. Hasil pemetaan ini diharapkan menjadi dasar percepatan penanganan oleh pemerintah, khususnya pada jalur strategis yang menopang distribusi logistik dan mobilitas masyarakat.
“Kami mengidentifikasi titik-titik kerusakan agar segera mendapat perhatian dan penanganan. Ini krusial untuk menjaga kelancaran konektivitas dan distribusi barang,” katanya.
Ia menambahkan, percepatan perbaikan menjadi kunci untuk mengembalikan normalitas aktivitas masyarakat serta memastikan arus logistik kembali lancar pasca lonjakan beban jalan selama Lebaran.
“Perbaikan harus segera dilakukan agar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik kembali normal tanpa hambatan,” tegasnya.
Komisi V DPR RI menekankan bahwa evaluasi ini tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga menjadi pijakan untuk memperkuat ketahanan infrastruktur nasional dalam menghadapi lonjakan mobilitas pada periode - periode besar berikutnya.
(Red/Jkt)
