![]() |
| Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menghadiri apel siaga karhutla di GOR Perahu Kajang, OKI. |
Kayuagung, MP----- Kepolisian Daerah Sumatera Selatan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menggelar apel besar di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Rabu (21/4/2026). Kegiatan yang dipusatkan di GOR Perahu Kajang ini dipimpin langsung Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, sekaligus menjadi ajang konsolidasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah rawan karhutla.
![]() |
| Simulasi penanganan karhutla menampilkan respons cepat dan terpadu lintas instansi. |
Apel melibatkan personel Sabuk Kamtibmas, Bhabinkamtibmas, serta unsur TNI, pemerintah daerah, dan pihak perusahaan. Langkah ini menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus berbasis kolaborasi terpadu.
Sebelum memimpin apel, Kapolda meninjau sejumlah kegiatan sosial yang digelar di lokasi, mulai dari bakti kesehatan, gerakan pangan murah, hingga penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat. Kehadiran program tersebut memperkuat pendekatan humanis Polri dalam membangun kedekatan dengan warga sekaligus meningkatkan ketahanan sosial di tengah potensi bencana.
Dalam arahannya, Kapolda menekankan peran strategis Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak kepolisian di tingkat desa. Menurutnya, pendekatan preemtif dan preventif melalui edukasi masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan potensi kebakaran.
“Deteksi dini dan respons cepat harus menjadi budaya kerja seluruh personel. Ini tidak bisa ditunda, karena karhutla berdampak luas terhadap lingkungan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya koordinasi solid antarinstansi, mulai dari kepolisian, TNI, pemerintah daerah, hingga dunia usaha. Sinergi tersebut dinilai krusial untuk memastikan penanganan cepat dan efektif ketika potensi kebakaran mulai terdeteksi.
Bupati OKI Muchendi Mahzareki, Dandim 0402 OKI Letkol Inf. Gunawan Wibisono, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan.
Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto menegaskan, apel besar ini menjadi momentum penting memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh pihak di lapangan. Ia mendorong peran aktif Bhabinkamtibmas dalam melakukan edukasi dan deteksi dini di tengah masyarakat.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi pelayanan penyampaian aspirasi masyarakat serta penanganan karhutla. Simulasi ini menampilkan pola respons terpadu yang mengedepankan pendekatan humanis sekaligus kesiapan teknis dalam menghadapi kebakaran.
Dengan melibatkan berbagai elemen, Polres OKI dan Polda Sumsel menegaskan komitmen bahwa menjaga keamanan wilayah dan kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama—terutama menjelang musim kemarau yang rawan memicu karhutla.

