-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Pasar Rakyat Painan Rp 53 Miliar Dikebut, Wajah Baru Ekonomi Pesisir Selatan Mulai Terlihat

Jumat, 17 April 2026 | April 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-17T09:50:55Z
Wajah baru pusat perdagangan Painan mulai terlihat seiring progres pembangunan.

Painan, MP----- Wajah pusat ekonomi di Kabupaten Pesisir Selatan segera berubah. Pembangunan Pasar Rakyat Painan yang menelan anggaran sekitar Rp53 miliar kini tengah dikebut, membawa harapan baru bagi pedagang dan masyarakat akan hadirnya ruang perdagangan yang lebih layak, tertata, dan manusiawi.

Proyek ini dirancang bukan sekadar membangun gedung, tetapi menciptakan pusat ekonomi modern yang nyaman bagi masyarakat lokal sekaligus menarik bagi wisatawan yang berkunjung ke ibu kota kabupaten tersebut.

Secara teknis, pasar baru ini akan berdiri megah dengan tiga lantai dan luas bangunan mencapai 8.077 meter persegi. Penataan ruang disusun lebih sistematis: lantai dasar diperuntukkan bagi los dan kios kebutuhan pokok, sementara lantai satu dan dua diisi deretan kios yang lebih tertib. Area atap juga disiapkan sebagai ruang penunjang aktivitas pasar.

Dengan kapasitas hingga 533 pedagang, pemerintah daerah menargetkan pasar ini menjadi ikon baru penggerak ekonomi kerakyatan di Pesisir Selatan.

Di tengah pembangunan yang terus berjalan, suara masyarakat pun mengalir. Harapan besar datang dari mereka yang selama ini menggantungkan hidup di denyut nadi Pasar Painan.

“Kalau pasar ini sudah selesai, kami tentu sangat terbantu. Selama ini kondisi pasar sempit dan kadang becek. Mudah-mudahan nanti pembeli makin ramai,” ujar Yulidar (45), seorang pedagang sayur di Painan kepada media MP.

Hal senada disampaikan Rudi (38), pedagang kebutuhan harian. Ia berharap penataan kios yang lebih rapi bisa meningkatkan kenyamanan sekaligus omzet pedagang.

“Yang penting penempatannya adil dan tidak memberatkan pedagang kecil. Kalau tertata rapi, pembeli juga enak berbelanja,” katanya.

Sementara itu, dari sisi masyarakat, pembangunan ini juga dinilai sebagai langkah positif pemerintah daerah dalam memperbaiki wajah kota.

“Selama ini pasar terkesan kumuh. Kalau sudah jadi nanti, tentu lebih bersih dan bisa jadi kebanggaan Painan,” ungkap Rahma (32), warga Pesisir Selatan.

Pantauan di lapangan menunjukkan progres pembangunan yang cukup signifikan. Visualisasi desain yang sebelumnya hanya berupa gambar kini mulai tampak nyata dalam bentuk bangunan fisik.

Kehadiran Pasar Rakyat Painan yang baru diharapkan tak hanya menghapus kesan kumuh, tetapi juga mendorong peningkatan aktivitas ekonomi, memperkuat daya saing pedagang lokal, serta menjadikan Painan sebagai pusat perdagangan yang lebih hidup dan berdaya saing di pesisir barat Sumatera Barat.

(Red/PS)

×
Berita Terbaru Update