-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Pesantren Sepak Bola Dibangun di Pariaman, Dorong Ekonomi dan Cetak Generasi Unggul

Minggu, 05 April 2026 | April 05, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-05T01:21:15Z
Gubernur Mahyeldi melakukan peletakan batu pertama pembangunan pesantren.

Pariaman, MP----- Pembangunan Pondok Pesantren Idrisiyyah Josal FC resmi dimulai dengan peletakan batu pertama di Lapangan Bola Josal FC, Desa Cubadak Air Utara, Kota Pariaman, Sabtu (4/4/2026). Proyek ini diproyeksikan menjadi pusat pendidikan terpadu berbasis keagamaan dan olahraga, sekaligus motor penggerak ekonomi masyarakat desa.

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi bersama Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI Yandri Susanto, serta sejumlah kepala daerah dan tokoh masyarakat.

Pesantren yang diinisiasi Anggota DPR RI Arizal Aziz ini mengusung konsep pendidikan berbasis olahraga, khususnya sepak bola. Direncanakan, kompleks pesantren akan dilengkapi empat lapangan sepak bola sebagai sarana pembinaan generasi muda yang terintegrasi dengan pendidikan keagamaan.

Menteri Desa PDT, Yandri Susanto, menegaskan bahwa pembangunan pesantren tersebut tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat sekitar. Aktivitas pendidikan hingga penyelenggaraan turnamen olahraga diyakini mampu menciptakan perputaran ekonomi baru di tingkat lokal.

“Ke depan, kawasan ini berpotensi menjadi pusat kegiatan yang menghidupkan ekonomi masyarakat desa, mulai dari sektor jasa hingga UMKM,” ujarnya.

Gubernur Mahyeldi menyebut, konsep pesantren yang menggabungkan pendidikan dan olahraga merupakan langkah strategis dalam membentuk generasi muda yang tangguh secara intelektual, fisik, dan mental. Ia menilai pendekatan ini juga efektif dalam mencegah berbagai persoalan sosial seperti penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas.

“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi investasi jangka panjang dalam membangun karakter generasi muda Sumatera Barat,” tegasnya.

Selain aspek pendidikan, keberadaan fasilitas olahraga yang memadai di lingkungan pesantren dinilai membuka peluang lahirnya atlet - atlet berprestasi dari daerah, sekaligus memperkuat posisi Sumatera Barat dalam pembinaan olahraga nasional.

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan tersebut. Ia berharap pesantren ini dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat identitas Kota Pariaman sebagai daerah yang religius dan progresif.

Pada kesempatan yang sama, Kementerian Desa PDT juga menyalurkan bantuan pertanian kepada kelompok tani setempat berupa 1.000 bibit kelapa, 1.000 bibit pinang, serta satu unit mesin penghancur padi. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di Kota Pariaman.

Pembangunan Pondok Pesantren Idrisiyyah Josal FC diharapkan menjadi model pengembangan pendidikan berbasis potensi lokal, yang tidak hanya mencetak generasi berakhlak, tetapi juga berdaya saing di bidang olahraga dan ekonomi.

(Prm/red)

×
Berita Terbaru Update