-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Bangkit Pascagalodo, Gedung Baru MTsN 7 Tanah Datar Resmi Difungsikan

Rabu, 27 Mei 2026 | Mei 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-26T22:46:59Z
Eka Putra bersama jajaran meninjau ruang kelas dan fasilitas pendidikan MTsN 7 Tanah Datar yang baru diresmikan.


Batusangkar, MP----- Setelah sempat luluh lantak diterjang banjir bandang (galodo) pada 2024 lalu, MTsN 7 Tanah Datar di Nagari Sungai Jambu, Kecamatan Pariangan, kini kembali berdiri megah dengan gedung baru yang representatif dan siap mendukung aktivitas belajar mengajar.


Bangunan baru madrasah tersebut dibangun Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum RI sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana di kawasan terdampak galodo Gunung Marapi.


Bupati Tanah Datar, Eka Putra, meninjau langsung gedung baru MTsN 7 Tanah Datar usai melakukan kunjungan ke proyek nasional pembangunan sabo dam atau pengendali lahar Gunung Marapi di kawasan yang sama, Selasa (26/5/2026).


Dalam peninjauan tersebut, Bupati melihat sejumlah fasilitas sekolah mulai dari ruang kelas, ruang majelis guru hingga mushalla. Ia menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Menteri PU RI Dody Hanggodo atas dukungan pembangunan kembali madrasah yang sebelumnya hancur akibat bencana.


“Alhamdulillah, hari ini menjadi momen bersejarah karena gedung baru MTsN 7 Tanah Datar ini telah diresmikan. Pada tahun 2024 lalu sekolah ini hancur diterjang banjir bandang, dan kini telah kembali dibangun oleh Pemerintah Pusat. Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Tanah Datar, kami mengucapkan terima kasih. Semoga sekolah ini mampu melahirkan generasi yang berakhlak, berkarakter, serta membanggakan daerah,” ujar Eka Putra.


Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dalam mendukung penguatan sektor pendidikan, khususnya pendidikan berbasis keagamaan. Menurutnya, pendidikan agama yang kuat menjadi fondasi penting dalam melahirkan generasi dan pemimpin yang bermartabat.


Komitmen tersebut, kata dia, sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar yakni “Satu Rumah Satu Hafizh dan Hafizhah”.


Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, H. Mustafa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembangunan dan pemulihan madrasah pascabencana.


Menurutnya, kehadiran gedung baru MTsN 7 Tanah Datar bukan sekadar fasilitas pendidikan, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan masyarakat pascabencana serta semangat baru dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.


“Madrasah ini menjadi simbol harapan baru. Bukan hanya bangunan fisik yang kembali berdiri, tetapi juga semangat untuk membangun generasi yang unggul, religius, dan berdaya saing,” katanya.


Acara syukuran dan peresmian berlangsung semarak dengan berbagai penampilan seni budaya dari siswa-siswi MTsN 7 Tanah Datar, mulai dari tari tradisional Minangkabau, randai hingga drumband. Penampilan tersebut menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya sekaligus wadah pengembangan bakat peserta didik.


Kepala MTsN 7 Tanah Datar, Setrial, turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pembangunan hingga madrasah dapat kembali difungsikan.


Ia menyebut dukungan datang dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Kementerian Agama, tokoh masyarakat, niniak mamak, bundo kanduang, komite madrasah, wali murid hingga para donatur dan masyarakat sekitar.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Zuldafri Darma, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, Asisten III Setda Tanah Datar Riswandi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar H. Hendri Pani Dias, unsur Forkopimca, camat, wali nagari, KAN, BPRN, niniak mamak, bundo kanduang, komite madrasah, wali murid, dan masyarakat sekitar.

(Bts/red)

×
Berita Terbaru Update