-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Presiden Dorong Reformasi Layanan Haji

Jumat, 19 Juni 2026 | Juni 19, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-19T13:32:04Z
Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri dan Wakil Menteri Haji dan Umrah serta Tim Pengawas Haji DPR RI di Hambalang untuk mengevaluasi penyelenggaraan haji 2026 dan membahas peningkatan layanan jemaah.


Bogor, MP----- Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 sekaligus mendorong percepatan berbagai pembenahan guna meningkatkan kualitas layanan dan memperpendek masa tunggu keberangkatan jemaah Indonesia pada masa mendatang.


Hal tersebut disampaikan Presiden saat menerima Menteri dan Wakil Menteri Haji dan Umrah bersama Tim Pengawas Haji DPR RI di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan ibadah haji tahun ini sekaligus menyusun langkah strategis untuk penyelenggaraan yang lebih baik di masa mendatang.


Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menjelaskan bahwa pelaksanaan haji 2026 secara umum berjalan baik. Namun, pemerintah tetap menaruh perhatian pada sejumlah aspek yang masih memerlukan penyempurnaan agar pelayanan kepada jemaah semakin optimal.


Dalam suasana rapat yang berlangsung intensif, Presiden menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan harus menjadi prioritas utama. Perbaikan tersebut meliputi kualitas konsumsi jemaah, kesiapan layanan yang dilakukan jauh sebelum musim haji dimulai, hingga peningkatan standar akomodasi dan hotel yang ditempati jemaah Indonesia selama berada di Arab Saudi.


Presiden juga menyoroti pentingnya percepatan implementasi konsep Kampung Haji sebagai salah satu solusi jangka panjang dalam mendukung efisiensi penyelenggaraan ibadah haji. Konsep tersebut diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih terintegrasi sekaligus membantu menekan biaya yang selama ini menjadi beban masyarakat.


Selain aspek pelayanan, Presiden memberikan perhatian serius terhadap panjangnya masa tunggu keberangkatan haji di Indonesia. Ia meminta seluruh jajaran terkait untuk terus menghadirkan terobosan dan memperkuat diplomasi agar masa tunggu jemaah dapat dipersingkat secara lebih signifikan.


Langkah tersebut dinilai penting mengingat tingginya minat masyarakat Indonesia untuk menunaikan ibadah haji setiap tahunnya. Dengan perbaikan tata kelola, peningkatan kualitas pelayanan, serta strategi jangka panjang yang matang, pemerintah berharap penyelenggaraan haji Indonesia dapat semakin profesional, efisien, dan berorientasi pada kenyamanan serta keselamatan seluruh jemaah.


Pertemuan di Hambalang itu sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk terus melakukan reformasi penyelenggaraan ibadah haji, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang lebih baik dengan proses yang semakin mudah, nyaman, dan terjangkau.

(Ns/MP)

×
Berita Terbaru Update