-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Renovasi Masjid Harus Berbuah Kesejahteraan, Fadly Amran Perkuat Digitalisasi Rumah Ibadah di Padang

Minggu, 28 Juni 2026 | Juni 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-28T01:13:56Z
Fadly Amran mengapresiasi renovasi Masjid Jamik Nurul Yaqin dan mengajak seluruh jamaah memakmurkan masjid melalui kegiatan keagamaan dan sosial.


Padang, MP----- Komitmen Pemerintah Kota Padang dalam memperkuat fungsi rumah ibadah sebagai pusat pembinaan umat sekaligus pemberdayaan masyarakat kembali ditegaskan. Peresmian renovasi Masjid Jamik Nurul Yaqin di kawasan Air Dingin, Kecamatan Koto Tangah, menjadi momentum untuk mendorong pengelolaan masjid yang lebih modern, inklusif, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.


Peresmian renovasi masjid ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, Jumat (26/6/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Fadly Amran mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi menyelesaikan renovasi Masjid Jamik Nurul Yaqin. Menurutnya, pembangunan fisik rumah ibadah harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada jamaah serta penguatan peran sosial masjid di tengah masyarakat.


"Alhamdulillah, renovasi Masjid Jamik Nurul Yaqin telah selesai. Semoga masjid ini semakin makmur, tidak hanya sebagai tempat beribadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat," ujar Fadly Amran.


Ia menegaskan, Pemerintah Kota Padang terus mendorong transformasi pengelolaan rumah ibadah melalui digitalisasi agar pelayanan kepada jamaah semakin efektif, transparan, dan akuntabel. Digitalisasi tersebut diharapkan mampu memperkuat tata kelola masjid sekaligus memperluas manfaat sosial yang dirasakan masyarakat.


"Komitmen kami adalah menghadirkan digitalisasi rumah ibadah yang tidak hanya memudahkan pengelolaan, tetapi juga mampu mendukung program-program kesejahteraan umat. Masjid harus menjadi pusat peradaban yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat di sekitarnya," tegasnya.


Fadly juga memberikan apresiasi terhadap berbagai program sosial yang telah berjalan di Masjid Jamik Nurul Yaqin, termasuk kegiatan pembagian paket sembako kepada masyarakat usai pelaksanaan salat Subuh berjamaah secara rutin.


"Program seperti pembagian sembako setelah salat Subuh merupakan contoh nyata bagaimana masjid dapat menjadi motor penguatan solidaritas sosial. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berkembang dan menginspirasi masjid-masjid lainnya di Kota Padang," katanya.


Menurut Fadly Amran, sinergi antara pembangunan infrastruktur rumah ibadah, penguatan aktivitas keagamaan, serta program pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan bagian dari visi Pemerintah Kota Padang dalam membangun kota yang religius, maju, dan sejahtera.


Ia berharap keberadaan Masjid Jamik Nurul Yaqin yang telah direnovasi mampu menjadi pusat pembinaan umat, mempererat kebersamaan warga, sekaligus melahirkan berbagai inovasi sosial yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

(Pd/MP)

×
Berita Terbaru Update