-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

SPAM Palukahan Didorong Tuntas, Andre Rosiade Kawal Proyek Rp308 Miliar Tambah 18.000 Sambungan Rumah

Minggu, 23 Agustus 2026 | Agustus 23, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-23T02:34:51Z
Andre Rosiade memastikan pembangunan SPAM Palukahan terus dikawal untuk mendukung peningkatan layanan air bersih.


Padang, MP----- Pemerintah pusat terus mendorong percepatan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Palukahan di kawasan Air Dingin, Kota Padang. Proyek bernilai sekitar Rp308 miliar tersebut ditargetkan menjadi salah satu solusi untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan air bersih yang berkualitas dan berkelanjutan.


Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Gerindra, H. Andre Rosiade, saat meninjau pembangunan SPAM Palukahan, menegaskan komitmennya untuk terus mengawal perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan air bersih masyarakat Kota Padang.


Menurut Andre, pembangunan SPAM Palukahan memiliki kapasitas produksi sekitar 200 liter per detik dan ditargetkan mampu menambah sekitar 18.000 sambungan rumah. Kapasitas tersebut diharapkan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan cakupan pelayanan air minum bagi masyarakat.


“Kepedulian pemerintah pusat di bawah Presiden Prabowo Subianto terhadap persoalan air bersih di Kota Padang terus kita kawal dan wujudkan,” ujar Andre saat meninjau proyek tersebut.


Ia memastikan pembangunan SPAM Palukahan terus berjalan dan menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat.


“Proyek senilai sekitar Rp308 miliar dengan kapasitas 200 liter per detik ini terus berjalan dan ditargetkan menambah sekitar 18.000 sambungan rumah. Inilah bentuk komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan memastikan pelayanan air bersih di Kota Padang semakin baik, berkualitas, dan berkelanjutan,” katanya.


Dalam kesempatan yang sama, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPBPK) Sumatera Barat, Maria Doeni Isa, turut memberikan penjelasan mengenai perkembangan pembangunan SPAM Palukahan. Ia menekankan pentingnya dukungan dan sinergi seluruh pihak agar pembangunan infrastruktur penyediaan air minum tersebut dapat berjalan sesuai rencana.


Menurut Maria, pembangunan SPAM Palukahan bukan hanya menyangkut pembangunan fisik instalasi, tetapi juga membutuhkan kesiapan jaringan pelayanan dan sambungan kepada masyarakat. Karena itu, koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah serta pihak terkait menjadi bagian penting dalam memastikan manfaat proyek dapat dirasakan masyarakat secara optimal.


Kehadiran Andre Rosiade dalam peninjauan tersebut juga menjadi bentuk pengawalan dari sisi legislatif terhadap program infrastruktur dasar yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.


Persoalan air bersih selama ini menjadi salah satu kebutuhan strategis Kota Padang seiring pertumbuhan penduduk dan meningkatnya kebutuhan pelayanan dasar. Dengan kapasitas 200 liter per detik dan target tambahan 18.000 sambungan rumah, SPAM Palukahan diharapkan mampu memperkuat sistem penyediaan air minum sekaligus memperluas akses pelayanan kepada masyarakat.


Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah pun diharapkan dapat menjaga kesinambungan pembangunan hingga tahap operasional, sehingga investasi besar tersebut benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Kota Padang.


Andre menegaskan, pembangunan infrastruktur dasar seperti SPAM harus dikawal bersama agar tidak berhenti pada pembangunan fisik semata, tetapi mampu menghasilkan pelayanan publik yang nyata.


“Yang paling penting adalah bagaimana pembangunan ini nantinya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.


Dengan dukungan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto serta pengawalan DPR RI dan pemerintah daerah, SPAM Palukahan diharapkan menjadi salah satu proyek strategis dalam memperkuat pelayanan air bersih sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Padang.

(tim-AR/MP)

×
Berita Terbaru Update